Masalah
Pembeli sarang burung walet dari luar negeri tidak memutuskan dari foto yang bagus saja. Mereka memeriksa asal usul, sertifikasi, dan cara panen sebelum membuka percakapan harga. Profil perusahaan yang lama menaruh informasi itu di beberapa tempat: katalog terpisah dari alur produksi, sertifikasi hanya berupa gambar, dan kanal kontak berpindah-pindah antar halaman.
Yang kami bangun
Halaman statis dengan Hugo, gaya sendiri, tanpa framework JavaScript. Isi dipisah per bagian supaya katalog bisa diperbarui tanpa menyentuh tata letak: profil singkat, empat wilayah pasar, nilai produk, alur produksi enam tahap, lalu katalog sepuluh jenis sarang dengan grade, ukuran, dan warna.
Kanal kontak diulang di tempat yang wajar, bukan di setiap blok. Tombol WhatsApp duduk di bilah atas, nomor telepon yang bisa diketuk ada di bilah info, dan surel ada di kaki halaman. Peta lokasi disematkan sekali di bagian bawah.
Kolom pasar memakai angka wilayah yang sederhana: satu batang untuk Asia Tenggara, satu untuk Asia Timur, dan seterusnya. Tidak ada diagram interaktif yang harus dimuat sebelum isinya terbaca.
Hasil
Semua halaman keluar sebagai berkas statis. Tidak ada basis data yang harus dijaga dan tidak ada plugin yang perlu diperbarui tiap bulan. Pembeli di Toronto dan pembeli di Yogyakarta menerima halaman yang sama, dan katalog tetap terbaca saat JavaScript dimatikan.
Situs lama di Netlify tetap hidup sebagai pratinjau; produksinya ada di domain perusahaan.
