Masalah
Portofolio visual gagal karena dua hal yang sama seringnya: karya tidak terlihat cukup cepat, dan pengunjung tidak bisa memilih apa yang ingin dilihat. Halaman yang memaksa menggulir satu per satu tanpa penyaring membuat karya keempat dan kelima tidak pernah sampai.
Demo ini menguji satu bentuk yang sederhana: satu grid di depan, penyaring kecil di atasnya, dan halaman karya yang bisa dibuka tanpa kehilangan konteks.
Yang kami bangun
Hugo dengan satu daftar karya dan empat kategori: desain, tata letak, fotografi, dan ilustrasi. Penyaring bekerja di halaman yang sama, jadi pengunjung berpindah kategori tanpa memuat ulang dari awal.
Setiap karya punya halaman sendiri dengan gambar besar dan keterangan singkat. Tata letaknya sengaja tenang: satu kolom teks, ruang kosong yang lebar, dan nama karya sebagai satu-satunya hal yang menonjol.
Hasil
Berkas statis, tanpa basis data. Menambah karya berarti menambah satu berkas markdown dan satu gambar, lalu mendorongnya.
Teks di dalam demo masih berupa contoh, karena tujuannya menguji tata letak, bukan menulis isi. Isi sebenarnya bisa masuk tanpa mengubah satu baris pun di templat.